Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Makna Memberi dan Menerima Ucapan Selamat

Makna Memberi dan Menerima Ucapan Selamat

(107 Views) August 10, 2020 10:33 pm | Published by | Comments Off on Makna Memberi dan Menerima Ucapan Selamat


Suatu pagi ketika sedang menikmati segelas kopi sambil membaca beberapa tulisan, saya terperangah dengan sebuah aktivitas yang sangat menarik dari dua bocah kecil. Yang satunya berusia sekitar 11 tahun dan satunya lagi sekitar 6 tahun. Kalau di sekolah yang paling besar duduk di bangku SD Kelas VI dan yang satunya merupakan siswa baru Kelas I SD.
Aktivitas yang mereka lakukan bukan saja sekedar menarik tetapi juga bernilai positif menurut saya. Yang mana, bocah yang berusia 11 tahun mengajarkan bocah kecil 6 tahun agar selalu mengucapkan Selamat Pagi atau Selamat Siang atau Selamat Sore atau Selamat Malam ketika berpapasan dengan orang lain. “Ketika kita bertemu seseorang terutama yang lebih tua, kita harus memberi Salam seperti Selamat Pagi atau Selamat Siang atau Selamat Sore atau pun Selamat Malam” kata si kakak kepada adiknya.
Spontan, saya langsung berhenti membaca dan beranjak mendekat ke arah dua bocah tersebut lalu bertanya : “Mengapa harus memberi Selamat kepada orang yang dijumpai?”. Si kakak menjawab “Agar kita menyatu dengan orang lain. Selain itu dengan memberi selamat, kita dapat berbahagia bersama orang lain”. Itulah jawaban polos dari seorang anak kecil tentang arti memberi ucapan selamat.
Ya, Selamat merupakan sebuah kata yang kita dengar hampir setiap saat, kapan dan di mana saja. Mulai dari pagi hingga malam. Penggunaan kata selamat tidak terbatas pada kelompok tertentu atau golongan tertentu. Ucapan selamat diberikan kepada siapa saja yang kita temui. Dengan memberi selamat kepada orang lain, kita menyatu secara emosional dengan lawan bicara kita.
Kata selamat menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) berarti : 1). terbebas dari bahaya, malapetaka, bencana; terhindar dari bahaya, malapetaka; bencana; tidak kurang suatu apa pun; tidak mendapat gangguan; kerusakan, dan sebagainya; 2) sehat; 3) tercapai maksud; tidak gagal; 4) doa (ucapan, pernyataan, dan sebagainya) yang mengandung harapan supaya sejahtera (beruntung, tidak kurang suatu apa, dan sebagainya); 5) pemberian salam mudah-mudahan dalam keadaan baik (sejahtera, sehat dan afiat, dan sebagainya). Intinya dalam kata selamat terkandung berkat, doa dan harapan.
Mengacu pada pengertian di atas, memberi selamat atau mengucapkan selamat kepada seseorang itu tidak salah justru sangat bernilai secara emosional. Dalam kehidupan sehari – hari ucapan selamat mengandung makna :
1. Sebagai sapaan untuk membuka sebuah pertemuan atau komunikasi dengan seseorang
Ketika kita berjumpa seseorang, sapaan pertama yang keluar dari mulut kita adalah selamat pagi, selamat siang, selamat sore maupun selamat malam. Di beberapa tempat, orang hanya mengucapkan Pagi, Siang, Sore, Malam sesuai pembagian waktu tanpa menyebut kata selamat. Meskipun saya sendiri merasa kurang lengkap jika tanpa diawali dengan kata selamat.
Ucapan selamat merupakan pembuka percakapan dan komunikasi dengan seseorang. Dalam ucapan selamat tersirat sebuah harapan semoga orang yang menerima ucapan kita baik – baik saja, terhindar dari malapetaka dan bahaya yang mengancam keselamatan jiwa dan raga. Misalnya : dengan mengucapkan selamat pagi kepada seseorang berarti kita berharap, semoga yang menerima ucapan itu, selamat atau baik – baik saja selama pagi ini. Biasanya orang menerima sapaan itu segera membalas ucapan selamat dari kita. Dengan sendirinya dia juga berharap agar kita pun dalam keadaan baik – baik saja.

2. Ucapan selamat juga bermakna kita menerima kehadiran seseorang di sekitar kita
Hal ini biasanya dirasakan ketika ada orang baru di lingkungan sekitar kita, entah di lingkungan kerja, di rumah dan lain – lain. Biasanya kita akan mengucapkan Selamat datang, selamat bergabung dan lain sebagainya. Dengan begitu si penerima pesan akan merasa diterima di lingkungan baru tersebut.

3. Sebagai ungkapan berbahagia kepada seseorang yang sedang mengalami sebuah peristiwa gembira atau bahagia
Selamat sebagai sebuah ungkapan kebahagiaan mengandung arti kita merestui hari bahagia seseorang dan kita pun turut berbahagia atas peristiwa itu. Misalnya, selamat ulang tahun, selamat berbahagia, selamat atas kesuksesan yang diraih dan lainnya. Ini berarti kita sedang memberikan dukungan penuh atas hari bahagia yang sedang berlangsung atau dialami. Secara emosional kita pun turut berbahagia atas perayaan hari bahagia dimaksud. Hubungan emosional akan semakin erat ketika yang menerima ucapan dari kita membalas misalnya dengan Amin atau terima kasih.

4. Sebagai sebuah doa dan harapan
Sebagai sebuah doa dan harapan, dengan mengucapkan selamat kepada seseorang sebenarnya kita sendiri mendoakan seseorang sekaligus tersirat harapan semoga seseorang baik – baik saja. Misalnya saja bila kita mengucapkan selamat jalan kepada seseorang, pada saat yang bersamaan kita pun sedang mendoakan dia agar perjalanannya lancar, aman dan menyenangkan.

5. Mengucapkan selamat menegaskan eksistensi atau kehadiran seseorang
Dalam masyarakat tertentu, dengan mengucapkan selamat pagi atau siang atau sore atau malam pada sebuah pertemuan atau perkumpulan secara tidak langsung menegaskan kehadiran kita pada pertemuan dimaksud. Terkadang orang menyadari kehadiran kita dalam sebuah pertemuan melalui kata selamat yang diucapkan. Tanpa mengucapkan selamat, kita dianggap tidak ada dalam sebuah pertemuan.
Dengan demikian maka memberi ucapan selamat kepada seseorang sangat bermakna dan tidak salah. Memberi selamat tidak membutuhkan biaya. Oleh karena itu banyak – banyaklah memberi selamat kepada siapa saja tanpa belenggu apapun.
SALAM…

Penulis : Iwal Falo

Categorised in:

Comment Closed: Makna Memberi dan Menerima Ucapan Selamat

Sorry, comment are closed for this post.

error: Content is protected !!