Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Mindset Pengusaha

Mindset Pengusaha

(494 Views) June 20, 2019 7:07 pm | Published by | Comments Off on Mindset Pengusaha

Mindset Pengusaha ini yang harus dimiliki oleh setiap orang yang mau terjun sebagai pengusaha.

Beberapa hari yang lalu, saat aku sedang belajar tentang digital marketing, ada seorang adik kelas mengirim inbox ke aku. Awalnya aku tidak peduli inbox tersebut. Karena biasanya kalau aku sedang tertarik melakukan sesuatu, aku tidak mau diganggu. Siapa saja pasti aku abaikan.

Tapi sesudah mempelajari satu bagian dari digital marketing tersebut, aku diberitahu oleh admin kalau ada beberapa notifikasi pribadi di social mediaku. Tentunya yang aku periksa dulu adalah whatsapp. Kemudian ke messenger. Di sana ada inbox ke orang yang namanya agak asing bagiku.

Sesudah mencoba mengingat nama tersebut, nihil hasilnya. Jadi, aku buka-in inbox tersebut. Menarik. Karena sebuah sapaan khas waktu masih di SMA Seminari Lalian tertulis dalam inbox tersebut. Begini bunyinya, “Makasih kapro..salam sukses.”

Melihat sapaan khas tertulis, aku langsung yakin, ini adalah seorang adik kelas SMA Seminari Lalian. Hanya untuk mengingat kembali namanya ketika masih di Lalian, hasilnya nihil. Singkat cerita, aku masih kenal wajahnya namun tidak dengan namanya.

Kami ngobrol dengan begitu akrab seperti khasnya masih di Seminari.

Setelah beberapa waktu ngobrol, tiba – tiba dia bilang, “Saya ada dengar hal menarik tentang unu.”

Rasa ingin tahuku pun meningkat drastis. hehehe. Dia pun menjawab, “Tentang Unu punya pergerakkan yang lincah dalam dunia bisnis. Makanya saya ada mau belajar dari Unu.. untuk bisa kasih jalan”.

“Wah, ini pujian yang terlalu tinggi bagiku. Aku masih nobody di dunia ini. Belum bisa menginspirasi orang,” kataku dalam hati. Dan sesudah ngobrol beberapa waktu, akhirnya dia bertanya, “Tapi menurut Unu untuk mulai bisnis hal yang paling dasar yang harus kita punya itu, pengalaman dan modal ko?”

Btw, Unu adalah sapaan orang Timor terutama orang dawan di NTT.

Mendengar pertanyaan di atas, aku spontan menjawab, “Untuk mulai sebuah bisnis, hal yang paling dasar adalah kesediaan mental untuk menanggung resiko bangkrut, dan biasanya 99% usaha pertama itu bangkrut.” Dia pun kaget. Tapi menurutku, kata – kataku benar.

Bagi sahabat – sahabatku yang ingin memulai suatu usaha atau bisnis, hal yang perlu diperhatikan adalah toleransi kebangrutannya ada atau tidak. Kalau seseorang yang baru mau memulai sebuah bisnis dan tidak punya toleransi yang tinggi akan kebangkrutan, bisa jadi ketika dia bangkrut, dia akan depresi bahkan gila hingga bunuh diri. Ini sering terjadi. Bahkan menurutku, mental menanggung resiko ini, harus dimiliki oleh setiap orang. Siapa saja.

Kita baru saja mengikuti pilihan umum.  Dalam berita, kita sering saksikan kalau caleg ini atau itu, depresi hingga gila karena kalah dalam pemilu. Ini berarti dia tidak siapa dalam permainan hidup. Jika tidak siap, lebih tidak usah buang – buang tenaga, duit, pikiran dalam game tersebut.

Nah, bagi sahabat – sahabatku yang mau menjadi pengusaha atau Entrepreneur, ini wajib dimiliki. In fact, arti dari Entrepreneur itu sendiri adalah a person who organizes and operates a business or businesses, taking on greater than normal financial risks in order to do so.

mindset pengusaha

Inti dari arti entrepreneur yang ada di google menurutku adalah risk taker. Seorang pengusaha adalah seorang pengambil atau penanggung resiko. Jadi, untuk dipanggil sebagai seorang pengusaha atau entrepreneur, para sahabat harus merupakan seorang pengambil atau penanggung resiko. Harus memiliki mindset pengusaha pengambil dan penanggung resiko. Mau tidak mau, itu wajib. Kalau tidak mau, ada banyak profesi atau panggilan hidup yang lebih cocok dengan kepribadian sahabat. Tidak usaha dipaksakan kalau memang sahabat tidak memiliki kepribadian ataupun mindset pengusaha. Biasanya kalau dipaksakan, akibatnya lebih gede. Jadi, tau dirilah. hehehe.

Jadi, sekali lagi untuk para sahabat yang terinspirasi dengan film – film atau bahkan iklan – iklan yang biasanya hanya menampilkan bagian enaknya dari pengusaha, sebaiknya pikir – pikir dulu deh, sebelum melangkah. Jangan sampai menyesal. Tetapi kalau udah yakin, harus dijalankan. Karena jika tidak dijalankan pun, suatu saat, sahabat akan menyesal. “Menyesal tua tiada berguna, ” kata seorang penyair yang udah aku lupa namanya.

Nah, jadi sekian dulu ya para sahabatku, besok aku akan share lagi tentang sesuatu yang lain. Selamat beristirahat. Semoga semua impianmu tercapai nanti. Amin. Tuhan memberkati.

Mindset Pengusaha, Risk Taker

Categorised in:

Comment Closed: Mindset Pengusaha

Sorry, comment are closed for this post.

error: Content is protected !!